Perusahaan kamera Nikon kini tengah melakukan peninjauan kembali terhadap aturan serta prosedur dalam kompetisi fotografi Small World in Motion. Langkah ini diambil sebagai respons atas munculnya kontroversi terkait salah satu karya pemenang yang terungkap merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI), bukan hasil jepretan kamera sungguhan.
Pihak Nikon menyatakan bahwa keputusan untuk mengevaluasi kembali mekanisme kontes tersebut dilakukan setelah gambar yang memenangkan penghargaan memicu reaksi keras dari publik. Penggunaan teknologi AI dalam kompetisi fotografi yang mengutamakan keterampilan teknis pengambilan gambar secara nyata dianggap telah melanggar prinsip dasar kompetisi.
Hingga saat ini, Nikon belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai perubahan spesifik apa yang akan diterapkan dalam aturan kompetisi mendatang. Namun, peninjauan ini diharapkan dapat mengembalikan integritas kontes Small World in Motion agar tetap menjadi ajang yang mengedepankan karya asli hasil bidikan kamera para fotografer.
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: BBC Technology (sumber).






